Senin, 17 Oktober 2011

Perusakan irigasi PNPM MPD

Perusakan irigasi PNPM MPD , Camat Banyakan : “Kasus sudah selesai” , Kapolsek : “Kasus Terus Berlanjut 
11 Aug 2011 - 17:16 WIB



Kediri,monTera=Kasus perusakan saluran irigasi didesa Ngablak Kecamatan Banyakan kab.Kedri yangdi bangun oleh Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan-PNPM MPd- tahun anggaran 2011, di anggap sudah selesai dan tidak ada permasalahan lagi, hal tersebut diungkapkan oleh Camat Banyakan Subur Widono S,SPP,  Kamis  (11/8).
Dasar dianggap selesainya kasus tersebut karena sudah adanya kesanggupan dari pelaku ditingkat desa (TPK – red) untuk membenahi semua kerusakan. Lebih jauh Subur menuturkan karena PNPM MP merupakan program pemberdayaan maka apabila ada permasalahan yang ada didesa maka pihak pelaku ditingkat desa pula yang wajib menyelesaikan, “Kami hanya memantau saja” ungkapnya. Ketika ditanya apakah kesanggupan membenahi bangunan yang rusak tersebut dilakukan dalam suatu Musyawarah Desa Khusus?  Camat Banyakan tersebut meng”iya”kan namun dia lupa kapan Musyawarah Desa Khusus tersebut dilaksanakan, “Tapi yang jelas sudah dituangkan dalam berita acara” tegasnya

Kapolsek Banyakan : “Kasus Ngablak berjalan Terus”

Ungkapan berbeda disampaikan oleh pihak Kepolisian, menurut Kapolres Kediri AKBP Heri Wahyono melalui Kapolsek Banyakan AKP Sudarminto, Kasus perusakan saluran irigasi dusun Bagol Desa Ngablak masih terus di dalami penyelidikan. AKP Sudarminto, saat yang sama ditemui diruangan, mempertanyakan dasar penghentian kasus itu versi camat Banyakan. Ia menegaskan kasus tersebut hingga hari ini tidak ada penghentian. “Kasusnya  masih    terus dalam penyeledikan”, Tegasnya, “Jadi tidak benar kasus irigasi Ngablak tersebut sudah selesai, justru saya kaget kalau ada penyataan seperti itu” Pungkasnya.
Sementara terkait indikasi penyelewengan dana yang menyulut perusakan pengerjaan saluran tersebut, hingga berita ini naik, pihak kejaksaan kabupaten kediri belum dapat dihubungi. (monT)


Rabu, 07 September 2011

SELAMAT IDUL FITRI 1432 H

Kepada seluruh rekan-rekan dan teman-teman, kami selaku UPK Perbaungan mengucapkan "MINAL AIDIN WAL FA IDZIN" mohon maaf lahir dan batin. Mungkin selama ini ada kesalahan yang sudah dilakukan, baik yang disengaja ataupun tidak disengaja.

Selasa, 02 Agustus 2011

Pelatihan KPMD/K Tahun anggaran 2011

KPMD Kec. Perbaungan Kab. Serdang Bedagai
Pelaku PNPM Kec. Perbaungan
Pelatihan Kader  pemberdayaan masyarakat telah dilaksanakan pada tanggal 25 Juli s.d 30 Juli 2011. bertempat di Kantor Kel. Batang Terab. yang dibuka secara resmi oleh Adnan. S.( ketua BKAD kec. Perbaungan). dan dihadiri oleh pelaku-pelaku tingkat kecamatan, ketua BP-UPK/anggota dan PJOK kec. Perbaungan

Pelatihan diikuti oleh 23 Desa, dan satu desa yang tidak menghadirkan perwakilannya (KPMD) yaitu desa Kesatuan.
KPMD merupakan fasilitator desa yang harus memiliki wawasan tentang Penyusunan RPJM-Des. karena seluruh pembangunan yang ada di desa harus tercantum di dalam RPJM-Des. sehingga materi pelatihan membahasa tentang Penyusunan RPJM-Des.

selama 6 hari pelatihan

Rabu, 20 Juli 2011

TRIAL KEGIATAN



A. Desa Pematang Tatal (Perkerasan Jalan Sirtu 1.500 M)


Penghamparan Sirtu
Pengukuran tebal sirtu sebelum 
di padatkan (18 cm)
Lebar Badan Jalan 
Masyarakat Bekerja Menghamparkan Sirtu
Pengukuran Lebar Badan Jalan (3 M)

B. Kelurahan Melati I (Saluran Parit 980 M)

Semen Andalas @ 40 kg
Pemasangan Batu


Ketua TPK (Usman Hasibuan)
mempraktekkan pemasangan batu


Pemasangan Bowplank
Pengarahan Kepada Tukang
Pengukuran Volume Material
Batu Kali
Lebar Parit 50 cm
Penurunan Material

RAKOR AWAL BULAN JULI

Rapat koordinasi untuk bukan Juli dilaksanakan tanggal 18 Juli. Agenda rapat kali ini membahas tentang :
1. Papan Informasi
2. Pemeliharaan Sarana dan Prasarana
3. Data base masalah
4. Progres Kecamatan, meliputi :
    a. Progres Pelatihan Pelaku
    b. Progres Pembangunan Sarana Prasarana
5. Pengadaan Bahan dan Alat
6. Kilas Balik Laporan Bulanan Kecamatan

PEMBAHASAN MATERI :


1. Papan Informasi

Papan Informasi adalah suatu media informasi kegiatan yang ada di desa. Papan informasi ini sangat penting karena salah satu azas PNPM-MP adalah keterbukaan (transparansi). Tidak ada hal-hal yang di tutupi dalam PNPM. Masyarakat berhak tahu segala informasi mengenai program PNPM-MP. Oleh sebab itu maka Papan Informasi kembali di bicarakan dalam RAKOR kali ini karena sudah banyak papan informasi di desa dan kecamatan tidak berfungsi, bahkan ada juga hilang. Untuk menindak lanjuti hal ini, maka di tegaskan kembali agar setiap kecamatan segera mengidentifikasi kembali papan informasi yang ada di desa. Dan juga agar segala informasi yang tertempel di papan informasi selalu di perbaharui (up to date). Segala informasi mengenai PNPM-MP, baik dari kecamatan atau pun di desa harus di tampilkan di Papan informasi.
RKTL Kabupaten adalah dalam bulan juli s.d. agustus, papan informasi sudah harus ada di setiap desa. Untuk itu di perlukan kerjasama antara setiap pelaku PNPM. Segera lakukan pembahasan tingkat kecamatan untuk menjalankan program ini.

2. Pemeliharaan Sarana Prasarana

Tujuan PNPM-MP adalah untuk meningkatkan kesejateraan masyarakat khususnya masyarakat miskin (Rumah Tangga Miskin/RTM). Masyarakat mengajukan usulan ke pemerintah melalui PNPM-MP, kemudian masyarakat berdiskusi mengenai usulan yang paling mendesak dan akhirnya pemberian bantuan langsung ke masyarakat. Semua proses ini berasal dari masyarakat sendiri dan di kerjakan sendiri oleh masyarakat. Juga membutuhkan tenaga ekstra keras baik dalam hal tenaga, waktu dan biaya.
Sangat di sayangkan sekali apabila akhirnya bantuan pemerintah yang langsung di berikan ke masyarakat, akhirnya tidak di pelihara dengan baik. Pembangunan sarana/prasarana atau pinjaman lunak untuk peningkatan usaha kecil yang sudah di berikan pemerintah harus di sia-siakan dan akhirnya tidak berguna lagi bagi masyarakat. Kalau hal ini berlangsung terus, maka program pemerintah untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat miskin tidak berhasil. Perlu di bangun kembali pemahaman masyarakat untuk memanfaatkan dan memelihara dengan baik bantuan yang sudah di berikan pemerintah kepada masyarakat.
Untuk itu, di perlukan identifikasi terhadap pemeliharaan bantuan yang sudah di berikan pemerintah (Sarana Prasarana / SPP) di setiap desa. Dan masyarakat  harus kembali di ingatkan tentang pemeliharaan. Setiap kecamatan harus mempunyai RKTL tentang pemeliharaan dan harus di atur jadwal rutin untuk memeriksa kegiatan pemeliharaan.

3. Data Base Masalah

Setiap manusia pasti mempunyai masalah....kalau yang tidak mempunyai masalah, berarti >>>>??......Just Kiding.
Tidak mungkin manusia tidak mempunyai masalah, cuma dalam hal menganggulangi masalah stiap orang mempunyai caranya masing-masing. Orang yang baik adalah orang yang mau belajar dari kesalahan..
Untuk itu, kita perlu juga menuliskan masalah yang di hadapi karena akan berguna juga nantinya, misal :
1. Untuk mengetahui kesalahan yang sudah dilakukan
2. Belajar dari kesalahan
3. Menambah pengetahuan dalam hal menangani masalah
4. Membuat manusia semakin  dewasa
5. Mengerti arti kehidupan
6. dll.
Masalah tidak harus di hindari, tetapi harus di hadapi. Dengan menghindar tidak akan menyelesaikan masalah, tetapi justru akan menambah masalah. Masalah di hadapi dengan tenang dan kepala dingin sambil memikirkan cara menyelesaikannya akan membuat masalah menjadi ringan. Masalah juga tidak harus di selesaikan sendiri, berbagi dengan orang lain akan meringankan beban kita.
Untuk itulah di perlukan data base laporan masalah dari masyarakat ke kecamatan. Dalam laporan ini harus di jelaskan tentang masalah yang di laporkan, identitas pelapor, orang yang di laporkan dan waktu pelaporan. MASALAH KECIL YANG TIDAK DI LAPORKAN, AKAN MENJADI BIBIT-BIBIT MASALAH BESAR !!!!